Sejarah Singkat Perguruan Pencak Silat PUSAKA NAGARA

    Perguruan Pencak Silat PUSAKA NAGARA didirikan oleh Een Suhendar dan Asep Rahmat Permana pada 18 Februari 2008. Kang Een (panggilan akrabnya) sebagai pelatih sekaligus Guru Besar PUSAKA NAGARA, beliau lahir di Sukabumi pada tanggal 20 Mei 1968. Beliau adalah putra pertama dari seorang Prajurit TNI AD berpangkat Sersan bernama Sersan D.Dharma.
    Sejak usia 15 tahun beliau mulai berlatih silat bersama adiknya yang bernama Sekar Aji, pada saat itu beliau berlatih di salah satu perguruan besar di Garut. Kelas 3 Sma kang Een mewakili Team Provinsi JawaBarat kategori tanding di tingkat Nasional dalam turnamen KEJURNAS JUNIOR di Bali pada tahun 1987.


    Tujuan dibentuknya Perguruan PUSAKA NAGARA adalah untuk melestarikan budaya bangsa khususnya Seni Beladiri Pencak Silat yang merupakan budaya asli Nusantara. Makna dari nama "PUSAKA NAGARA" sendiri ialah Warisan leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan. Adapun penjelasan makna dari lambang Perguruan PUSAKA NAGARA ialah:

a. DUA KUJANG YANG BERSILANG
     Memiliki makna bahwa falsafah hidup itu harus berdampingan seperti contoh, ada siang ada malam, ada langit dan ada bumi. Oleh karenanya kita kita hidup di dunia ini tidak bisa hidup sendiri .

b. SEGI 16 (ARAH MATA ANGIN)
     Lambang ini diartikan sebagai arah mata angin yang memiliki makna "menyebar ke segala arah" jadi budaya pencak silat ini akan terus berkembang dan menyebar ke segala penjuru.

Comments

Post a Comment

Pesilat tangguh adalah pesilat yang menjaga ucapannya.